Harmony Clean Flat Responsive WordPress Blog Theme

Pertentangan Sosial dan Integrasi Masyarkat

6:42 PM Aan Khunaifi 1 Comments Category :

Hidup bermasyarakat yaitu sebuah hubungan antar individu-individu maupun antar kelompok dan golongan yang terjadi dalam proses kehidupan. Hidup bermasyarakat juga berarti kehidupan dinamis, dimana setiap anggota masyarakat salaing berinteraksi. Hubungan antar individu ini pun diikat oleh ikatan yang berupa norma serta nilai-nilai yang telah dibuat bersama para anggota. Norma dan nilai-nilai inilah yang menjadi alat pengendali agar para anggota masyarakat tidak terlepas dari rel ketentuan yang telah disepakati itu. Solidaritas, toleransi dan tenggang rasa adalah bukti kuatnya ikatan itu. Sakit salah satu anggota masyarakat akan dirasakan oleh anggota masyarakat lainnya. Dari hubungan seperti itulah lahir keharmonisan dalam hidup bermasyarakat.

Namun pada kenyataannya tidak semua masyarakat dapat hidup dengan harmonis tidak sedikit diantaranya terjadi pertentangan sosial baik dalam hal-hal kecil ataupun mencakup konflik yang luas.Pertentangan sosial sendiri adalah ketidak sepahaman antara satu kelompok atau orang dengan kelompok atau orang lainnya sehingga menimbulkan konflik.Pertentangan sosial yang sering timbul dimasyarakat saat ini sangat banyak mulai dari SARA ( Suku Agama Ras dan Antar Golongan ),tauran,pengeroyokan dan konflik pada pilkada.
Kita ambil contoh konflik tentang sengketa lahan,pihak satu mengkalim bahwa itu adalah milik keluarganya sedangkan dilain pihak mengklaim bahwa itu milik perusahaan,hal ini menyebabkan terjadi pertentangan bahkan bisa terjadi keributan antara kedua belah pihak yang tidak hanya merugikan keduanya,tetapi juga merugikan penduduk yang tinggal didaerah konflik dan hal ini sering kali terjadi di Indonesia sekarang ini.
Kasus lainnya tawuran antar pelajar yang justru sekarang menjadi trend para siswa,konflik terjadi karena hal-hal yang sepele tetapi karena gengsi dan ego masing-masing pihak membuat tawuran tidak terelakkan dan membuat kerugian diri sendiri dan orang lain.

Lalu apa upaya yang bisa kita lakukan ? minimal untuk meminimalisir terjadinya konflik atau pertentangan sosial ?

Kita harus bisa menerapkan integrasi sosial kepada masyarakat ,agar rasa toleransi sesama kembali tumbuh,integrasi sosial sendiri adalah suatu keadaan dimana kelompok - kelompok etnik beradaptasi dan bersikap komformintas terhadap kebudayaan mayoritas masyarakat namun tetap mempertahankan kebudayaan masing-masing.

Dengan Integrasi sosial ini kita bisa mengurangi atau mengendalikan peretentangan(konflik),dalam lingkup kecil apabila kita mempunyai masalah dengan seseorang kita bisa memusyawarahkannya agar bisa diambil keputusan atau bisa diambil jalan keluarnya tidak dengan cara kekerasan.Untuk para pelajar sendiri hendaknya mereka ikut dalam kegiatan-kegiatan sosial yang menumbuhkan rasa solidaritas mereka,contohnya ikut dalam kegiatan Pramuka atau Karang taruna.

Tapi entah kenapa menurut saya sendiri musyawarah ataupun kegiatan-kegiatan ini kurang mendapatkan rasa simapati dari masyarakat,yang sekarang cendrung lebih memilih menyelesaikan sesuatu dengan kekerasan tidak dengan kepala dingin.
Padahal pandangan negara lain terhadap warga negara indonesia adalah penduduk yang bersikap ramah,selalu tersenyum.Akan tetapi faktanya sekarang ditelevisi atau media elektronik banyak memberitakan masalah kekerasan yang terjadi diberbagai daerah.

Saya rindu sebagai bangsa Indonesia terhadap kerukunan antar sesamanya,terhadap integritas sosialnya yang kuat dan sifat kekeluargaan.Semoga tidak ada lagi tawuran,perang,atau pertentangan yang terjadi dan kita bia hidup aman dan sejahtera tanpa ada rasa takut karena adanya konflik.
Dan perlu diingat setiap masalah pasti akan ada jalan keluarnya tidak semua harus diselesaikan dengan otot tetapi dengan otak dan kepala yang dingin :)

RELATED POSTS

1 comments